Narator.co – Jumlah perceraian di Indonesia dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif.
Adanya lonjakan angka perceraian yang signifikan di tahun 2021, sebelum akhirnya mengalami penurunan dan kembali sedikit meningkat di tahun 2025.
Yuk kita lihat bersama tren perceraian di Indonesia dalam lima tahun terakhir.
Jumlah Perceraian di Indonesia 2021-2025
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) RI tahun 2026, jumlah perceraian di Indonesia mencapai 438.168 kasus.
Angka tahun 2025 yang dirilis BPS tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2024 (394.608 kasus).
Baca Juga: Statistik Penyebab Utama Perceraian di Indonesia
Angka ini menunjukkan adanya peningkatan jumlah perceraian di Indonesia setelah sempat menurun.
Sebelumnya pada tahun 2023, tercatat 463.654 kasus perceraian. Meski masih tergolong tinggi, angka ini menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2022.
Adapun pada tahun 2022 menjadi puncak perceraian tertinggi dalam lima tahun terakhir, yakni sebanyak 516.344 kasus. Lonjakan tajam ini diindikasikan sebagai dampak lanjutan dari pandemi, seperti tekanan ekonomi dan perubahan dinamika rumah tangga.
Sementara pada tahun 2021, jumlah perceraian tercatat sebanyak 447.743 kasus, yang menjadi titik awal dari lonjakan signifikan di tahun berikutnya.
Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa perceraian di Indonesia masih berada pada angka yang cukup tinggi dan cenderung fluktuatif.


Tidak ada Respon